Catatan Atas Awan (part 4)
Jalan-Jalan

Catatan Atas Awan (part 4)

“Begitu bertemu Iin, kalian stop, berhenti!” selang tidak lama, Azis muncul bersama Yayak. Mereka mengikat diri dengan tali karmantel yang tidak begitu panjang. Kelegaan yang penuh melihat mereka datang. “Ikatan…

Jalan-Jalan

Catatan Atas Awan (part 3)

Sejak badai kemarin siang, kami masih belum beranjak dari shelter kedua kami. Puncak gunung Slamet sudah tidak jauh lagi. Dua jam perjalanan, kami akan sampai di sana. Tapi tidak hari…

Catatan Atas Awan (part 2)
Jalan-Jalan

Catatan Atas Awan (part 2)

“Yang penting nyaman kan? Aku nyaman dengan sandalku kok..” bantahnya memberi alasan. Pertimbangan pertimbangan logis dan keselamatan sudah tidak digubrisnya. Dan ini menjadi beban yang cukup mengganggu. “Aku harus siap…

Catatan Atas Awan (part 1)
Jalan-Jalan

Catatan Atas Awan (part 1)

Februari 2001 Sesakit apapun yang kau rasakan saat ini, itulah kenyataan hidup bagimu, dan catatlah itu dalam catatan sejarahmu, agar kelak kau bisa katakan ..aku pernah…dan aku belajar daripadanya. “Tidak!…

Gimana Caranya Jalan-Jalan

My Travel Ideas

Proin gravida nibh vel velit auctor aliquet. Aenean sollicitudin, lorem quis bibendum auctor, nisi elit consequat ipsum, nec sagittis sem nibh id elit. Duis sed odio sit amet nibh vulputate…